dawnofjedi
Selamat sore.Dengan surat ini, saya inging praktek kemahiran saya di Bahasa Indonesia. Supaya untuk semantara ini, sambil saya tinggal di Amerika selama dua bulan, saya tak akan lupa apa yang saya sudah belajar. Surat ini tentang pengalaman saya atas perjalanannya untuk kembali dari Bali. Teristimewa tentang perbedaan antara suasana di sini dan suasana di sana. Cerita saya: Asli orang Amerika. Ketika di Universitas, jurusan saya telah Agama Hindu/Buddha dengan Sejarah Seni. Sudah lulusan sajak dua tahun yang lalu. Sejak enam bulan yang lalu baru pindah ke Bali, dan tinggal di kawasan Ubud. Kini yang punya galeri seni di pusat Ubud. Tetapi enam hari yang lalu, baru tiba di Amerika, untuk liburan dan santai sedikit. Saya suka suasana di sini, di Kota New York. Tapi keadaan di sini agak terlalu ramai! Di kampung saya, ada ketenangan terus. Setiap hari saya bisa mendengar lagu-lagu dari burung-burung banyak yang tinggal dekat rumahnya. Di sana bisa melihat pemandangan baik sekali, dengan sawah banyak dan pohon yang berlimpah-limpah. Begitu hidup yang Alami. Di sini, di New York, saya merasa seperti semuanya terdiri dengan benda-benda buatan. Bangunan banyak, mobil banyak, maju sekali. Tapi saya lebih tertarik dengan segalanya yang alami. Cenderung saya lebih terhadap suaranya dungai daripada suaranya macet lalu-lintas. Namun, ini pendapat saya saja. Segalanya dalam kenyataan pasti punya kewatakan relatif. Ada orang banyak yang suka tinggal di Kota. Juga, saya setuju dengan pikiran itu. Kalau saya adalah di New York, seperti waktu saya telah di sekolah, sering saya nikmat pergi keluar pada malam, atau jalan-jalan pada hari di kotanya. Tapi selalu dalam hati saya, ada kenangan banyak tentang matahari terbenam yang paling indah di Ubud. Dan saya kangen sekali mengalami itu lagi. Tapi untuk sekarang ini, saya nikmat hidup Amerika. Ada kesempatan banyak di kota ini yang tidak ada di Ubud. Maka, saya seharusnya mendekati hal ini dengan hormat. Dua-dua tempat itu, mepunyai sifat yang istemewa. Dan sedasarnya, saya pasti orang yang beruntung, karena mampu mengalami kedua-duanya. Itukan berakibat dengan saya pasti bahagia terus tentang hidup saya. Dan pikiran begitu pasti sehat untuk perasaan yang enak.Terimah kasih untuk semua orang di forum ini yang bisa membaca bahasa Indonesia dan tertarik dengan tulisan saya. Kalau kalian bisa membantu saya dengan sastra saya, saya akan merasa senang sekali, karena saya perlu beberapa teman yang mau praktek sama saya.Shakar (atau Made Sekar)OM NAMAH SHIVAYA
Irislahay
Selamat malam dawnofjedi...Saya merasa bangga sekali dengan bahasa Indonesia anda. Anda sudah cukup mahir, meskipun memerlukan sedikit perbaikan dalam masalah "imbuhan kata". Saya belum pernah ke Amerika, namun sahabat saya di Perancis yang baru saja datang dari berlibur ke NY, banyak menceritakan keadaan disana. Ceritanya kebanyakan tentang taksi kuning (kalau di Bali berwarna-warni, lol), hotdog yang terlezat di dunia, taman nasional dengan kereta-kereta kuda, dan kehidupan yang sangat dinamis. Saya pun merindukan Bali, begitu pula suami saya. Kami sangat bosan dengan suara ambulan, pemadam kebakaran, jalanan macet yang dapat dipastikan terjadi setiap hari. Kami merindukan desa kami dan keluarga kami di Bali. Untunglah sesaat lagi kami akan berangkat menuju kampung halaman yang tercinta, tepatnya pada tanggal 27 mei. Kami sudah tidak sabar menuju saat itu tiba....Teruslah berbagi cerita dengan kami semua. Jika anda ingin mempraktekkan bahasa Indonesia, tentu saja boleh. Dengan senang hati saya akan membantu anda semampu saya...Salam
dawnofjedi
Selamat malam buat semua orang yang bisa membaca surat ini. Juga, selamat malam untuk semua yang tidak bisa mengerti tulisan saya. Jadi, saya akan menulis tentang hidup Amerika, terutama tentang Kota New York. Ada cerita banyak dari daerah ini, tapi memang saya tidak bisa bicara tentang segalanya. Mungkin tentang cuaca sini, saja...Cuaca di sini jelek sekali. Biasanya musim ini di Amerika ada cuaca hangat, dan tumbuh-tumbuhan seharusnya punya bunga-bunga secara berlimpah-limpah. Tapi sekarang tidak ada, atau mungkin ada itu bunga di luar, tapi pasti itu yang sembunyi. Kenapa pohon-pohon itu mesti punya sifat yang samar, begitu? Saya pasti rindu kebun saya di Bali. Di sana pasti ada warna-warna banyak. Di sana ada Kupu-kupu yang ingin menjelajahi melalui udaranya di kebun saya. Mereka terbang secara lalu-lalang, mencari makan. Tapi, mungkin di sini, di New York, tidak ada makanan yang pantas buat kupu-kupunya. Mungkin alasanya begitu, karena tanggal ini 21 Mei, dan sampai sekarang tidak ada cuaca yang enak. Ada langit yang mendung, ikut hujan lebat. Mungkin kalau ada makanan buat kupu-kupunya di kawasan ini, dalam kenyataan itu, pasti itu kupu-kupu tak bisa di makan karena seluruhnya ada kebasahan! Dalam semua kenangan saya tentang tanggal ini, sejak waktunya dulu ketika saya anak kecil, terus ada cuacu enak pada musim ini, di kawasan New York. Kenapa ini kali, apabila saya pulang ke Amerika selama satu bulan saja, harus ada kekecualian? Saya bingung sekali.Namun...mudah-mudahan cuaca akan menjadi enak lagi. Bunga-bunganya akan kembali, dan mungkin burung banyak akan bermain di sebelah jendela saya? Mungkin besok? Siapa tahu. Tapi pasti saya masih menikmati waktu saya di Amerika. Tiga minggu lagi saya akan kembali ke Ubud. Memang hebat itu! Walaupun demikian, untuk sementara, saya akan coba menikmati semua kesempatan yang Kota New York bisa menawar saya.Begitu, saja. Bagaimana sastra saya? Masih bagus, ya? Semua yang bisa, jawab, ya?~Shakar~OM SHANTI
Jean Pascal Comte
Selamat malam Dawnofjedi. Saya cukup kagum dengan bahasa indonesia anda, sudah lancar ya ? Sudah lama anda tinggal di Ubud ? Rupanya, sudah ada banyak waktu untuk melatih diri dalam bahasa itu. Saya sendiri masih harus belajar dan saya senang mendapat kesempatan untuk bercakap-cakap sesama manusia. Di forum ini kami beruntung karena kami bisa mempraktekkan bahasa indonesia dengan Iris yang selalu siap untuk membantu kami dengan baik hati dan banyak kesabaran :wink: PS : boleh saya bertanya apa artinya pseudo Dawnofjedi itu ? Apa ada perhubungan apapun dengan "Star War" ?
Irislahay
Di forum ini kami beruntung karena kami bisa mempraktekkan bahasa indonesia dengan Iris yang selalu siap untuk membantu kami dengan baik hati dan banyak kesabaran[/quote] :oops: :oops: Jean, anda membuat saya sangat malu :oops: :oops: Well, saya dapat yakinkan bahwa anda berdua berbahasa Indonesia sangat baik. Terutama dengan adanya bahasa "slank" anda berdua tetap mempertahankan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Anda (Jean & Dawnofjedi) dapat melihat di sekeliling anda, jika anda berdua berada di Bali, cobalah hitung berapa banyak orang yang tinggal di Bali, mempergunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar, mempertahankan kesopanan dan tata krama budaya timur? Saya berani bertaruh, tidak banyak yang dapat berbicara seperti anda berdua berbicara di forum ini... Sekali lagi saya salut atas penghargaan anda terhadap bahasa Indonesia...Pertanyaan saya sekarang adalah adakah yang akan mengikuti jejak anda berdua? :roll: :roll: