pooochie
[b]RE: bila nikah campur jadi pilihan--secuil cerita dari "Nika[/b]Hi Kak DyahAduh ibu Kak Dyah orang Yogya juga. Kak Dyah bisa masak gudeg tidak?"Rahasia Dapur Expat Forum"[/quote]askah bikin hidangan "8 jam lamb paskah" maskanya 8 jam di oven, apinya kecilll 60 derajat saja, hasilnya yummy banget. [/quote]Aduh masaknya lama sekali. Kalau saya bisa bagi rahasia setiap kali saya masak Roast lamb, beef, chicken atau apa saja saya pakai microwave Panasonic: combination cooking microwave dengan oven. Lebih cepat dan empuk sekali. I know I know kalau saya bilang saya masak roast pakai microwave orang orang pada geleng-geleng kepala tapi my late father in law yang jago masak roast sampai terheran-heran dengan hasil roast dari my magic microwave. Akhirnya dia merestui.Microwave saya sih sudah agak lama (modelnya) jadi harus taruk berat dagingnya berapa tapi yang model baru daging tingal ditaruk kemudian microwave langsung sensor beratnya berapa, terus langsung masak deh......makanan apa saja langsung frozen atau chill juga langsung di sensor berapa lama waktunya (microwave saya ada auto sensor untuk itu juga). Tapi sepertinya saya pingin model terbaru untuk di kirim ke Bali. [b]Ada microwave seperti ini tidak di Indo :?: [/b] Adik saya sih bilang ada cuman sepertinya dia tidak mengerti microwave apa yang saya omongkan. Kalau enggak pakai magic microwave saya enggak bisa masak :oops: Itu rahasia dapurku. Saya akan kirim microwavenya ke Bali tapi perlu watts yang tinggi. Kalau mau masak Roast di Bali mana yang lebih murah listrik (microwave) atau gas? mungkin microwave kali? Bayangin masak pakai gas di Bali 8 jam. Gas celengnya langsung meledak deh. Cuma becanda Kak Dyah :lol: . [b]Mbak Irma[/b] masak roast pakai microwave juga :?: . O iya, kalau masak potato tingal ditaruh terus microwavenya nimbang sendiri terus masak sendiri juga :lol: seperti Star Trek :oops: Ada tips rahasia lainnya tidak. Share dong. Don't worry rahasia anda aman di sini....Salam manis kucingNi Luh dan pooochie
Dyah
[b]RE: bila nikah campur jadi pilihan--secuil cerita dari "Nika[/b]Ni Luh,saya sampai :lol: terbahak-bahak membaca "Rahasia dapur" kamu. Tapi Microwave ok juga kok ... saya juga mengandalkan benda tersebut...Bikin gudeg... bisa dong, belajar dari resep seri daerah... malah seperti Gudeg kendil karena pakai "Rmertopf" (itu nama Jermannya ... sejenis panci dari keramik tanah liat mungkin peninggalan orang Romawi).Tentang "8 jam Lamb" memang lama tapi buat kami praktis sekali, persiapannya hanya sebentar (siapkan campuran bumbu) tinggal masukin ke oven pagi... trus tinggalin aja..bisa jalan2, kerja, sampai rumah sudah harummm sekali... makanan sudah siap... ajaib juga kan? kalau panasnya konstan hanya 60 derajat .. kan tidak terlalu panas .. jadi tidak akan meledak ...Eh ... jadi ngomongin makanan terus nihh. Bagaimana kalau kita nongkrong di warung lagi?Dyah
smusdar
[b]RE: bila nikah campur jadi pilihan--secuil cerita dari "Nika[/b]iya aq setuju di foto K;dyah ini lebih exotic, awet muda juga..Poochie, Indonesia -- ooops maksud saya -- JKT skrg udah hebat, apa aja di sini ada, atau kalaupun ga yakin di sini microwive nya ada, bawa aja dari sana, tp mesti yakin dulu, kuat ngga listrik di rumah..murah listrik kalee sekarang.. :P gas mau naik lagi di indo :( dalam setahun sudah naik 3 kali lebih...Indo idol biasanya ditayangin setelah american idol, aq ngefans banget sama Chris, dia rocker sejati, berani tampil beda..dan ngga kompromi..Sari... anak muridku pasti akan lebih terkontaminasi bahasa Indonesianya dengan bahasa gaul Jakarta. Aku juga bahas kok dalam pelajaran di sini, biar gak ketinggalan jaman... dan bisa mengerti pembicaraan orang. [/quote]K'D, dia masih seumuran kan? aq ajak jalan 2 ke jakarta, puncak dan bandung deh sama temen.. balik ke jerman dia jadi bule gaul ..dijamin deh..OK deh semua.. mesti sign off, udah jam 11 malam, besok mesti kerja lagi. maklum kuli :P
irma1812
[b]RE: bila nikah campur jadi pilihan--secuil cerita dari "Nika[/b]Pak Jimbo, "rabe cawit?" :? :lol: Udah lama di UK masih juga Maria selalu makan cabe rawit? Aku ingat waktu beberapa thn setelah tiba di UK selalu makan apa saja dengan cabe rawit!! Suamiku bengong!! Eh malah sekarang dia yang suka makanan lebih hot & spicy! Malah aku yang kalah, buseeeet! :oops: Ni Luh, suamiku juga pasti akan geleng2 kepala nanti setelah aku cerita tentang kamu masak roast dengan microwave! He, he... Kita soalnya cuma pakai microwave untuk panas2in makanan aja.Trims Ni Luh untuk cerita kamu ttg kakak mertua yang di Thailand. Memang kita juga lebih mau tinggal di Bali karena saya orang Indo, walaupun bukan orang Bali. (Lahir Sby, besar Jak, keluarga asal Manado) Sari, pasti nanti aku PM kamu dekat2 tgl berangkat ya?
Unique
[b]RE: bila nikah campur jadi pilihan--secuil cerita dari "Nika[/b]Wah...wah....wah....Kalo cewek dah ngumpul, ampun deh ramenya :roll: Coba respon satu-2 ya...Mbak Dyah, thanks lo atas email japrinya. Ok, nanti aku surfing websitenya deh. Emang bener bhs Indo plg lama b'kembangnya dibanding bhs lain, tapi soal bhs gaul, bhs Indo justru jagonya. Kalo mau tahu coba aja ke Jkt, di sana setiap kelompok pasti beda deh cara ngomongnya. (Ada yg Betawi medok, ada yg 'nyisipin' bhs kode, pokoknya macem-2 deh, belom lagi yg versi Debi Sahertian (malah dia dah nulis buku loh). Btw, boleh juga tuh usulannya bikin buku ttg hukum pernikahan mix marriage.Niluh, aku baru 'ngeh' kalo Pooochie itu ternyata nama kucing kamu? Imut banget sih namanya, jadi ngingetin aku sama merek teh (teh pocie) just kidding :D Iya, kamu bener aku+Sari ada darah Yogya (bpk) ibu (Semarang), jadi emang Jawa tulen ya, tapi kita 5 bersaudara, saya no 2, Sari no 4, lahir dan besar di Jkt. Tapi kalo mau nanya-2 soal Yogya+Solo, silakan aja, kebetulan aku pernah ngepos 3 thn (kerja) di sana, jadi udah biasa 'mblusak-mblusuk' dari kampung ke kampung. Eit di Solo+Yogya banyak loh obyek wisata menarik yg selama ini ga diketahui turis. Org kebanyakan tahunya Borobudur, Prambanan, Kraton, Pantai, padahal byk kampung batik di Solo yg rumahnya gueede-gueede peninggalan juragan batik jadoel dan sebagian kecil masih memproduksi batik (kita bisa liat dan membeli lgsg lebih murah). Aku denger istrinya Akbar Tanjung (asli Solo) punya proyek soal ini (Kampung Laweyan --perkampungan batik terbesar di Solo). Pokoknya one stop shooping deh...Soal masakan, sayangnya saya ga suka masakan Jawa (terlalu manis sih). Aneh juga sih, saya lebih doyan masakan lalapan n pedes spt Sunda, sayur juga yg bening ga yg 'blekethek' khas Yogya+Solo (pake santen byk gitu). Kalo ke Yogya, n mau makan gudeg enak tenan (soale ngetop n bener-2 enak) silakan mampir ke Gudeg Tugu (deket hotel Santika), warungnya sih sederhana, lesehan, tapi gudegnya komplit, ada krecek, opor, telor, asyik deh.Soal masak-memasak, aku seperti kalian (ga semua loh), jadi malu nih, aku bener-2 ga bisa masak. Waktu married aja suka takut kalo hrs masakin suami, abis rasanya selalu aneh. Pernah malah --krn belom punya rice cooker --masak nasi gosong. Suami ngeledek, kamu bisanya masak air aja ya :D Untungnya kita selalu dipasangkan sama org yg 'tepat' ya, abis suamiku juga kebetulan jago masak. Jadinya aku banyak belajar sama dia, sekarang sih kata dia aku dah lumayan, ga malu-maluin banget. Cuma yg bikin dia heran, kenapa sih kamu ga bisa lepas dari sambal hot ABC. Aku jawab aja, sorry, kalo kamu addicted sama cigarete, maka aku addicted sama sambal, dia ga pernah nanya lagi :) Sekarang aku lagi belajar utk lepas sama sambel, masa kemana-2 bawa botol kecil yg isinya sambal? :P Ok deh, gitu dulu surat hari ini.Met memulai hari baru ya (pasti pada males abis libur Paskah) :twisted: Salam meong...meong...meong buat cat's lover
BULBUL
[b]RE: bila nikah campur jadi pilihan--secuil cerita dari "Nika[/b]Hallo semua...Pengennya sih cuma mo baca2 aja, tp koq posting terakhir ngomongin Solo.Pernah denger Desa Ketep gak???Aku penasaran banget tuh...katanya indah banget.Ada yang udah pernah ke sana belom???
Tommy
[b]RE: bila nikah campur jadi pilihan--secuil cerita dari "Nika[/b]Kalo cewek dah ngumpul, ampun deh ramenya [/quote]Nggapapa juga... pada saat "Burung Kenari" sedang "berkicau dgn semangat" saya kebiasaan diam dan menikmati bunyinya. 8)Mari mari...
dahlia
[b]RE: bila nikah campur jadi pilihan--secuil cerita dari "Nika[/b]Dyah,Kamu bilang bahasa Hawaii tanpa konsonan di akhir kata. Info in sangat menarik karena Bahasa Sabu di NTT juga sama. Ibu saya thesisnya membahas tentang masalah tersebut. Di bahasa asli mereka juga tidak ada konsonan sehingga orang Sabu totok kalau bicara pasti hilang konsonan akhir katanya. e.q Irian - Iria, makan - maka dst dst.Menarik juga untuk mempelajarinya.Ni Luh,pengalaman masak dengan microwave unik juga :)Goreng kerupuk tanpa minyak bisa juga di microwave walaupun rasanya tidak se gurih kalau di goreng.Warung kucing masih buka? Saya udah lama nggak nongol karena kesibukan sehari -hari.Ninu,Salam kenal dari saya. Salam -------------
Ratih
[b]RE: bila nikah campur jadi pilihan--secuil cerita dari "Nika[/b]Hello Dahlia,Salam kenal dulu, ya. Eh, kamu tinggal di Seattle, ya. Saya tinggal di Auburn, 30 menitan dari downtown Seattle. Mau pindah ke OR untuk sekolah bln Agustus ini. Let me know, ya, kalau pingin kumpul2 sometimes. Ada banyak juga, lho Indonesian mixed couples di greater Seattle area. Ratih
smusdar
[b]RE: bila nikah campur jadi pilihan--secuil cerita dari "Nika[/b]Haloo Diyah...akhirnya muncul juga..sibuk?Aq kok ga disapa ya, BTW mau protes nih, nama kk ku nuni bukan ninu deh, ninu itu kambaran dia di SD :P
dahlia
[b]RE: bila nikah campur jadi pilihan--secuil cerita dari "Nika[/b]Hi Ratih,Salam kenal juga.Saya ada teman juga di Auburn. Saya jarang ikutan kumpul2 karena kesibukan sehari-hari. I own a full auto repair shop in Lynnwood, open Mon to Sat, jadi untuk kumpul2 or pesta jarang sekali, kecuali hari minggu.Saya sendiri tinggal di Everett karena suami kerjanya di B everett.Kamu no telpnya berapa?Saya ada juga teman di Portland Oregon, namanya Santi Schmidth, in case kamu pindah kesana :)Salam---------
Dyah
[b]RE: bila nikah campur jadi pilihan--secuil cerita dari "Nika[/b]Hallo ... lama Dahlia gak muncul, sudah di tanyan terus di forum ini. Jadi tinggal menunggu KDeck dan Bli Gede biar bikin ramai Bahasa Forum.Iya, benar... saya mempelajari (sedikit) bahasa Hawaii karena dia termasuk bahasa Austronesia (pulau-pulau lautan teduh) ... walaupun jauh letaknya dari Indonesia, tapi ada juga kesamaan akar dengan bahasa-bahasa di lautan teduh, termasuk bahasa Sabu (yang juga salah satu pulau Austronesia)... Jadi jangan heran kalau kadang-kadang ada kemiripan kata2 antara bahasa Indonesia, atau bahasa kepulauan nusantara dengan bahasa hawaii atau bahasa samoa dll., misalnya: lani (hawaii) = langit (malay/ind)... atau kata lima bisa ditemukan di bahasa austronesia lain dengan kata rima -- pokoknya banyak deh.Waduh..Ratih dan Dahlia bisa langsung bertemu minum teh dan pisang goreng bareng dong? Saya mesti nunggu lama untuk berkunjung ke tempat Ni Luh atau Kak Irma di Jimbaran nanti.... :roll: Dyah
dahlia
[b]RE: bila nikah campur jadi pilihan--secuil cerita dari "Nika[/b]Hi Sari,Sorry berat, salah sebutin nama kakakmu :oops: Saya liat kamu aktif di forum, baguslah... Saya sibuk sekali, jadi jarang kasih komen, paling2 cuma melongok saja.Nuni, maaf ya saya salah sebut nama...salam kenal dari saya. Juga buat Irma yang di UK.Pada pada mau pindah ke Bali....bisa bikin arisan :lol: Salam-------
Unique
[b]RE: bila nikah campur jadi pilihan--secuil cerita dari "Nika[/b]Hi salam kenal balik utk Dahlia :lol: Utk Bulbul yg nanya soal Ketep di Solo terus terang aku baru denger loh. Btw, itu di mana ya tepatnya (nama kabupaten, dsb-nya). Mungkin aku pernah tahu.Pooochie, warung kucing jual 'sego kucing' ga? Enak lo, nasinya dikit, menunya byk/macem-2 (imut-2) tapi murah, makannya dia atas daun pisang, terus minumnya bajigur. Ini ala Yogya loh...enak tenan....udah deh angkringan-nya sampe ga keliatanCheers...
BULBUL
[b]RE: bila nikah campur jadi pilihan--secuil cerita dari "Nika[/b]Wuih...Bahasa Forum makin seru aje. Banyak yang nimbrung. :D Untuk Nuni...aku gak tau Ketep tepatnya dimana. Sepertinya....ini daerah wisata baru. Wisata alamAku penasaran banget...karena di kelilingi gunung2 (aku juga gak tau gunung apa aja).Aku paling suka berlibur ke daerah2 yang menyimpan keindahan alam.Sepertinya pemerintah Jawa Tengah sedang giat menjadikan daerah2 di Jawa Tengah yang memiliki keindahan alam sebagai obyek wisata. Salah satunya ya....Ketep itu.