dahlia
Ni Luh,Apa mungkin kamu bisa lupa bahasa ibu (Indonesia) ??/ :shock: :o salam manisNanik
pooochie
[b]Re: RE: Apa Iris ada disini ?[/b]Ni Luh,Apa mungkin kamu bisa lupa bahasa ibu (Indonesia) ??/ :shock: :o[/quote] Halo NanikSelamat masuk forum bahasa indo.Saya tidak lupa bahasa indo (percakapan). Cuman setiap kali saya mau bicara kadang-kadang berpikir dalam bahasa Ingris. Kalau saya bicara dengan keluarga dekat saya campur-campur bahasa indo dan ingris. Mereka maklum dan juga ingin praktek bahasa ingris. Menulis dalam bahasa indonesia itu yang saya tidak "pede". Jadi forum ini bisa untuk praktek.Semoga nanti kalau sampai di Bali bahasa indo saya jadi lancar. Nanik masih ingat bahasa daerah kupang dan sabu? Bahasa bali dan jawa saya sudah payah deh? Tapi saya akan belajar lagi? Saudara-saudara kebanyakan pakai bahasa daerah, saya tidak mau terasa tersisihkan. dan juga ingin belajar.Nanik: tolong juga cerita sedikit tentang anda supaya saya tahu apa yang kita bisa percakapkan, kalau tidak terlalu personal. Juga pasang fotonya supaya kita bisa lihat.Terima kasihNi Luh
Irislahay
Yupeee!!!! Akhirnya aku bisa kembali ke habitatku!!! He he he, sorry guys, jarang terlihat di forum.... Senang rasanya sekarang banyak orang Indonesia yang datang ke forum ini. Bisakah kita menjadi teman nantinya?Aku sekarang ini memang disibukkan oleh kehadiran si kecil Peony, namun sebenarnya akulah yang senang menyibukkan diri dengan bermain bersamanya. Sempat juga aku tinggal ke Singapore untuk beberapa hari. Selama di Singapore, setiap hari aku menangis kalau ingat dia (cengeng yach?). Untung bawa fotonya di handphoneku, jadi rasa kangen sedikit terobati. Sekarang beratnya sudah 7 kg, montok banget. Wajahnya merupakan kembaran dari bapaknya (mungkin dia tahu kalau ibunya tidak laku di Indonesia, hiks)....Jean, sekali lagi aku minta maaf karena pada saat keberangkatanku ke Indonesia aku tidak menghubungimu. Itu merupakan kesalahan terbesarku. Pada waktu itu hari Sabtu, aku ingat dengan jadwalmu dan Patsy, aku merasa ragu untuk menghubungi. Maaf yang sebesar-besarnya, sampaikan juga hal ini pada Patsy. Aku harap kalian bisa berkunjung ke Bali, karena mungkin aku akan menetap selamanya disini (Bali). Mungkin sekali waktu aku akan ke Perancis untuk menjenguk orangtua dari Olivier...Untuk masalah bahasa, bisa kita tanggulangi dengan stay contact dengan orang Indonesia melalui internet, atau misalnya ikut dalam suatu keanggotaan komunitas Indonesia (untuk Perancis, saya rasa Jean lebih mengetahuinya silakan diserbu informasi darinya). Untuk berbicara dalam bahasa Bali, silakan kunjung [url="http://www.banjarbali.org"]http://www.banjarbali.org[/url], hitung hitung kita "ngayah" he he he. Aku setiap harinya berbicara dalam 4 bahasa, yaitu Indonesia, Bali, Perancis dan Inggris. Tapi kalau di luar rumah, aku pakai bahasa bali dan Indonesia. Sayangnya, pakai bahasa ibu malah dikira pembantunya Olivier.... hiks....Salam kenal untuk semua orang yang sudah posting di forum bahasa ini. Kalau seandainya kalian berada di Bali, kalau kalian berkenan, silakan menghubungi aku di nomor yang tertera di bawah....
pooochie
Yes IrisPertama tama salam kenal.Selamat datang. Anda lucu banget (ref. wajah tidak laku :lol: ). Wajahku juga tidak laku di Indo, hidung pesek dan kulit agak hitam.Saya rencananya juga akan tingal tetap di Bali dengan suami Ingris saya. Kita belum punya anak. Saya sih agak takut punya anak, rasanya belum bisa tangung jawab diri sendiri, punya anak tugasnya lebih serious. Tolong bisa tidak anda cerita pengalaman punya anak, apa sang suami perancis anda bantu? tolong cerita hanya kalau tidak terlalu personal. Saya ingin belajar parenting (saya baru umur 29 tahun, jadi masih perlu banyak belajar)Saya akan belajar bahasa perancis mungkin awal tahun depan. Tertarik saja, Pak Jean sudah mau bantu. Mungkin nanti kita di Bali bisa praktek bahasa perancis dengan anda.
Tommy
Ae kalau ngga atau jarang pakai bhs.ibu bisa sampai lupa2. saya sendiri dulu sampai lupa kata2 bhs.swedia karna hanya pake bhs.indo dan bali. :oops:
pooochie
saya sendiri dulu sampai lupa kata2 bhs.swedia karna hanya pake bhs.indo dan bali. [/quote]Tommy, jadi anda lebih lancar bahasa bali/indo dari pada bahasa swedia?
Tommy
Ngga.. bhs.swediaku cuman tambah buruk! :lol:
dahlia
Hi Niluh,Maaf, saya nggak tau caranya masang foto di sini (saya nggak canggih dengan komputer).Saya di Seattle jarang berbahasa Indonesia, cuma saya masih suka nulis dalam bahasa Indonesia biar tidak lupa, disamping itu saya jadi guru untuk suami saya yang nggak bisa bahasa Indonesia. Bahasa Sabu saya nggak pernah belajar secara serius, cuma saya mengerti karena Ibu saya menggunakan bahasa ini sehari-hari dengan keluarganya. Ayah saya orang Jawa asli dari Jogja. Lulusan UGM tahun 50, lalu ke Kupang jadi guru/dosen disana sampai meninggal.Saya lulus dari Fakultas Sastra Inggris UK Petra Surabaya. Kerja di Bali selama 2 tahun sebelum pindah Ke Seattle th 97. Sekarang ini saya mengelola bengkel mobil yang kami beli 3 tahun lalu. Ron rencananya mau keluar dari Boeing 3 tahun lalu, tapi sampai sekarang tidak keluar-keluar :( jadi saya harus menanganinya. Kami tidak punya anak tapi keponakan saya kami adopsi biar bisa sekolah di US, satu laki-laki umur 14 tahun, satunya perempuan umur 10 tahun. Sekolah disini sampai SMA gratis, jadi lebih baik mereka di bawa ke Seattle dan punya pengalaman sekolah di LN.Sekarang ini kami sedang proses membeli tanah di Singaraja, karena suami saya senang di Bali. Saudara sepupu saya menikah sama orang Bali, dan keluarga suaminya mau jual 1.9 acre (7650 m2) tanahnya untuk biaya ngaben.Sekian dulu perkenalan sy. Kalau Ni Luh bagaimana ceritanya kok bisa nyasar di Inggris?salam manisNanik
Irislahay
hidung pesek dan kulit agak hitam. [/quote]Wah, model itu kan udah daku patenkan (itu ciri khasku) 8) 8) Lain kali jangan membajak punyaku ya?:cry: :cry: Tolong bisa tidak anda cerita pengalaman punya anak, apa sang suami perancis anda bantu?[/quote]Punya anak tuh nggak enak, enakan bikinnya :D :D Suamiku bantuin nangis aja di depan ruang operasi. Kata ibu, dia nangis sesenggukan sambil bilang "besok-besok, aku saja yang hamil" :cry: :cry:
Tommy
Punya anak tuh nggak enak, enakan bikinnya[/quote]Wih! :shock: :lol:
Kadek
Hi Tom,Sudah bisa dengarin musik group bandnya kamu. Memang bagus! Apa sudah dibikin album? Saya sih nggak begitu dengan Rock music. Tapi okey juga kedengarannya. :wink: 8) ========Selamat datang ke Mbak Nanik juga.========Halo Mbak Iris,Ini saya Kadek. Kok baru nongol - abis bilang halo dulu langsung dech menghilang lagi.Kalau nantinya kita semua bisa temenan pasti seru deh. Mudah-mudahan anda semua punya topic2 bagus untuk forum bahasa Indo.Salam semuanya.Kadek
Irislahay
Wih! [/quote]Tommy, kamu belum mengaku juga??? :lol: :lol: Kok baru nongol - abis bilang halo dulu langsung dech menghilang lagi.[/quote]Aku memang gitu kalau lagi males ngomong. Tapi aku jujur kok, seneng banget kalau ada teman Indonesia yang mau aktif di forum (nggak cuma di forum bahasa aja, tapi di forum yang lain juga). Jadi aku ngga' bakalan dikeroyok lagi :D :D Kalau nantinya kita semua bisa temenan pasti seru deh.[/quote]Pasti dong, entar kalau kamu pulang kampung, jangan lupa hubungi aku kalau kamu ngga' keberatan.... :) Jean Pascal, anda yang membuat topik ini, tapi begitu saya menjawabnya, anda tidak membalas. Balas dendam ya? :roll: :roll:
Jean Pascal Comte
Maaf Iris ! Sudah lama saya tidak melihat forum itu, karena terlalu sibuk akhir-akhir ini. Waktu saya menemukan jawaban Iris, saya ada banyak soal yang cepat harus dibereskan. Saya harap nanti saya ada cukup waktu untuk menulis posts. Selamat datang kembali ! Dan "congratulations" (maaf saya menulis dari kantor saya, tidak ada kamus bahasa indonesia di sini). Peony pasti bayi bagus dan tersenyum. Mudah-mudahan kami cepat dapat melihat foto-fotonya di website itu. Jangan kuatir tentang janji kita pada saat keberangkatan anda dan Olivier, saya mengerti. Tidak mudah bertemu begitu dengan orang sesudah berkenal-kenalan di Internet ! :wink: Saya tidak tahu kapan kami akan datang ke Bali lagi, tapi kalau Iris dan Olivier setuju kami akan berhubungi anda berdua begitu tiba kesana :)Saya senang sekali forum bahasa itu hidup lagi !
Irislahay
Saya akan senang sekali, seandainya anda berdua menghubungi kami jika anda berdua berada di Bali. Maaf kalau saya baru bisa menjawab pesan anda hari ini. Forum Bahasa hidup kembali karena anda yg memulainya. Beberapa waktu lalu saya pernah menyerah dengan keadaan forum ini. Namun atas prakarsa anda, forum ini hidup kembali. Terima kasih banyak Jean...
BLI GEDE
Selamat malam dari Kanada. Saya cukup senang melihat forum ini buat bisa pakai bhs Indo. Saya heran kepandaian oom Jean Pascal. Memang bagus bhs Indo oom. Sejak kapan mulai belajar?Di rumah Kami dapat terdengar bahasa Indo, Inggeris,Jawa dan Bali bedik2. Anak kami berusia 6 tahun, jadi dia pakai bahasa sendiri, yaitu tercampur dari semua bhs itu! Kalau ada teman2-nya di sini jadi mereka ikut belajar bhs Indo juga. Pasti Orang tuanya bingung ketika anak pulang rumah, tapi kalau si kecil di kembalikan lengkap dgn Lumpia Saya kira nggak ada yang sampai ngomel :P Sampai jumpa lagi,Bli Gede
Dyah
Bli Gede, bahasa Indonesia Om Pascal memang bagus... dan bahasa Indonesia Anda juga bagus. Memang anak-anak kecil mudah sekali belajar bahasa baru bahkan menciptakan bahasa baru dengan mencampur-campurkan bahasa. Ada kolega saya, orang Jerman, yang menjadi ahli bahasa Indonesia di sini karena waktu kecil bersahabat dengan anak Indo di sekolah... lalu dia tertarik belajar bahasa tersebut. BIsa jadi teman-teman anak Anda juga begitu ... apalagi kalau sudah berkenalan dengan lumpia :lol:
BLI GEDE
Dyah, Hey, Selamat malam. Apa khabar? Selain anak, orang besar juga bisa tertarik sama bhs Indo; ada teman sekerja-botak. Gaya bola golf kepalanya. Pertama kali dia ketemu sama anak saya si botak ini di namakan "Gundul" sama putriku. Ketika saya menceritakan di kantor...PATOK! Sekarang namanya jadi GUNDUL di kantor!Apalagi kalau adat Indo. Setiap wetonan putri pasti saya bawa kue atau doughnut ke kantor. Pertama kalinya orang tanya kenapa. Ketika saya ceritakan mereka bilang nggak peduli apa sebabnya pokoknya ada kue! Jadi sekarang semuanya tahu koncep Weton.Sudah lebih dari 10 thn saya kebiasaan makan nasi sebagai makanan pokok. Pada teman2 sekerja dikirakan sedikit aneh. Mereka sering bercanda bilang saya makan "rat soup" dan "grass suprise", tapi mulai Saya bikin acara "pot luck lunch" (yaitu setiap orang bertanggung jawab bawa 1 pilihan lauk-pauk yang mereka masak sendiri) setiap beberapa bulan ,mereka jadi senang masakan Indo karena yang saya bikin selalu ciri khas Indo. Tapi, ada tapinya satu, yaitu Sambal Trassi. Nggak ada orang yang bisa tahan! :wink: Bli Gede
Dyah
Bli Gede,benar apa yang Bli bilang. Memang interaksi budaya menjadi sangat menarik melalui hal-hal kecil dari kehidupan sehari-hari. Suami saya juga begitu, tiap pagi dia sarapan nasi ... supaya tidak bosan kami ganti-ganti... nasi putih, nasi goreng, nasi uduk, nasi gurih ... pokoknya jenis masakan nasi indonesia. Baru kalau weekend kami sarapan/brunch ala Jerman... jadi bisa lama, ngobrol. Pot luck Indonesia saya juga jadi favorit :-))). Terasi memang selalu jadi problem, karena rasa dan bau ikan yang dominan di lidah orang asing. Saat ini kami senang menggabung-gabungkan resep ... jadi gaya campur "Indonesio-hispano-alemania" ... pertemuan bumbu dan bahan dari berbagai kultur juga membuat meja makan jadi segar.
BLI GEDE
Hey Dyah,Ke mana woro2 semuanya? kenapa kampung ini jadi kosong? pasti ada yang lain tertarik mempraktekkan bhs indonya Kan?Istri bilang kalau jam segini mungkin kamu sedang bikin sarapan ala german. Kalau di sana apa lengkap bumbu untuk masakan indo? Di sini agak sulit. Kadang2 sampai nggak ada cabai...yang saya sangat rindu dari Bali...ikan pindang...Aduh! Saya sampai sekarang belum lihat Tabia Ben terjual di sini.Lama2 forum ini di ambil alih semua si malang perindu masakan Bali!Sudah cukup, saya lapar, mau turun cari camilan.matur Suksema, Bli Gede.
Dyah
Selamat Siang Bli Gede,benar ... saya baru saja sarapan/brunch ala Jerman, dengan aneka keju dan salat dan lain-lainnya. Saya sudah lihat juga Ni Luh buka Warung kucing, kita bisa mampir ... mungkin bisa beli makanan Bali di sana. saya senang 10 hari lagi saya ada di sana...Di Hamburg ada toko yang menjual bumbu dan bahan2 makanan Indonesia... sampai daun singkongpun ada. Dan kita bisa pesan online ... Banyak sekali orang2 dari negara lain juga pesan, mungkin ada juga yang tertarik belanja bisa dilihat di [url="http://www.tokoindonesia.de"]http://www.tokoindonesia.de[/url]Saya ucapkan selamat berakhir minggu dan menikmati camilan yang baru dibeli.