Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat


Indonesian Language forum


Moderator: Pacalan Forum Bali

Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

Postby pooochie on Thu Apr 20, 2006 1:12 am

Hi Teman-teman

Warung kita buka lagi :P ……di jamin murah, meriah, lezzzat dan bergizi. :lol:

Ya namanya juga warung kita bisa makan, minum, nogbrol, nyanyi, main musik, baca puisi…pokoke apa saja.

Menu hari ini. Makanan rahasia kesukaan saya waktu di Bali….jangan ketawa ya :oops: .

Makanan:

Saya suka makan nasi putih panas dengan minyak (ikan dorang) dan garam….pakai cabe di potong-potong sedikit terus untuk lauknya ikan asin digoreng. Habis itu makannya pakai tangan :oops: ….o iya hampir lupa tentu pakai terasi dibakar kemudian ditaburin di sampingan piring....cuci tangan setelah itu tentu (air di mangkok dengan jeruk potongan). Suami saya pertama lihat mangkok air ada jeruk potongan, dia kira itu makanan (sup dingin kali) :lol: terus saya bilang tidak itu untuk cuci tangan setelah makan.... :lol: :lol:

Tahu goreng masih panas panas terus di celup di saus (kecap abc dengan cabe rawit dipotog-potong kemudian disemprot dengan jeruk nipis biar kecut :wink: )

Minuman:

sirop jeruk abc campur air campur es batu…..segaaaaaaaaaar.

Pencuci mulut

Manga yang kecut sekali terus di potong-potong terus saya tutul-tutul dengan campuran garam, cabe dan terasi di ulek.

Jaje:

Kue bolu….

Bakso favorit:

Lupa nama jalannya di Denpasar tapi dekat SMA 1, dekat pasar (lupa juga namanya) warungnya sederhana tapi terkenal lo….kabar burung waktu itu Rano Karno :wink: pernah makan bakso di sana….

Okay si pooochie sudah meong-meong, katanya saya malu-maluin kucing….. :lol:

Silahkan mampir sambil tukar-tukar pengalaman….cerita apa saja untuk mengobati rindu tanah air sambil membangkitkan produk tulisan dalam negeri (ref. Kak Nuni)

Salam meong-meong (sorry Kak Nuni saya pinjam salamnya)

Ni Luh

PS. Kak Nuni tentu ada sego panas ngepul-ngepul di warung kita

PPS Kak Dahlia, nanti saya beli kerupuk terus saya masukan microwave…meledak tidak ya…

PPPS Kak Dyah bisa bagi resep gudegnya please .... bisa tidak saya masukan microwave :oops: ....saya juga kalau buat rendang pakai microwave...lebih cepat dan empuk....


PPPPS
Lagu favorit:

Gombloh…. “Indonesia merah darahku…putih tulangku…bersatu dalam…” dalam apanya.. ya…lupa saya…tolong tolong… :oops: :oops:
Every single day, 30,000 children are dying as a result of extreme poverty: http://www.makepovertyhistory.org/
User avatar
pooochie
EF Elite
 
Posts: 335
Joined: Mon Aug 08, 2005 2:18 pm
Location: UK



RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

Postby Unique on Thu Apr 20, 2006 2:56 am

Hmmm :P

Nilih, menu warung kamu bener-2 bikin aku laper nih. Air liur udah mau jatuh, mbayangin aja udah kepengen, apalagi kalo ada beneran ya. Abis menunya makanan yg hampir semua aku suka!

Btw, kamu masih bisa masak makanan kesukaan kamu di UK? Cari bahan-2 nya ga susah kan, spt terasi dkk? Di sini juga gampang cari bumbu-2 indo, bahkan ada warung Indo yg jual bandeng duri lunak (pepes), asem-2 ikan dan ayam, otak-2, mpek-mpek, sayur gori (nangka) dll.

Malah ada org Indo (ngetopnya disebut Pak-e) mantan seniman/preman di Yogya n Bali (konon menurut pengakuannya), yg married sama org Oz, buka restoran namanya Blok M, menunya hampir seluruh menu nusantara!

Tambahan soal tahu goreng panas-2, coba deh resep ini: tahu putih (China) goreng panas-2, potong kecil-2 dadu, rebus tauge, bumbunya: kacang tanah digoreng (dialusin), kecap secukupnya, cabe rawit (sesuai selera), bawang putih sama terasi dikit. Makannya: tauge+tahu dicampur, disiram saus kacang ini, hmmm yummy, jangan lupa nasinya nasi liwet :D

Udah ah, bikin laper aja!!!
Salam meong-meong utk Pooochie!
User avatar
Unique
EF Member
 
Posts: 23
Joined: Wed Mar 08, 2006 11:53 pm
Location: Melbourne-Oz



RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

Postby Dyah on Thu Apr 20, 2006 9:54 am

Ni Luh,
Selamat telah membuka Warung untuk tempat bertemu, makan, ngobrol dll... Makanannya enak sekali... bikin lapar apalagi di udara mendung seperti hari ini. Ini resep gudeg yang sederhana:

Bahan:
* 1½ kg nangka muda segar atau kalau tidak ada beli yang di kaleng.
* 1 sdm asam jawa
* 2 sdm gula jawa
* 6 lembar daun salam
* 5 gelas santan
* Garam
* minyak goreng

Bumbu yang dihaluskan:

* 8 butir bawang merah
* 4 siung bawang putih
* ½ sdt ketumbar, disangrai
* ½ sdt jintan, disangrai
* 10 butir kemiri

Cara Membuat:

* Nangka muda diiris, ca. 4 cm lalu direbus sampai matang, angkat dan tiriskan. Kalau menggunakan nangka kaleng tidak perlu direbus lagi.
* Larutkan asam jawa dan gula merah dengan sedikit air.
* Panaskan minyak goreng, tumis bumbu yang sudah dihaluskan bersama daun salam, air gula merah dan air asam jawa.
* Setelah harum, masukkan nangka, (opsi: bisa ditambahkan sesuai kesukaan: tahu, telur rebus, ayam) aduk rata, tambahkan garam secukupnya.
* Terakhir, tuang santannya kemudian masak sampai mendidih, kecilkan api dan masak sampai santan agak mengental dan berminyak. (Proses terakhir ini bisa juga menggunakan panci tanah liat atau keramik yang ada tutupnya, masukan ke dalam oven 180°-200°C)

Silahkan coba ...
"Indonesia: Jauh di mata, dekat di hati"
Salam-Regards-Saludos-Gruesse
Dyah Narang-Huth, http://www.ikat-agentur.com
User avatar
Dyah
EF Elite
 
Posts: 362
Joined: Wed Dec 28, 2005 7:15 pm
Location: Hamburg, Germany

RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

Postby pooochie on Fri Apr 21, 2006 12:33 am

Hi Teman-teman

Tema Warung Kucing kita: 21 April

Mari kita merayakan dan memperingati hari kelahiran Ibu Kita Kartini.

Ada yang bisa buat nasi tumpeng :?:

Wiki link: http://id.wikipedia.org/wiki/Kartini
Image


Saya baru ingat kalau Ratu Ingris juga lahir pada tangal yang sama.

Saya buat teh dan cucumber sandwich ….. silahkan di coba tapi rasanya sih engak janji lezaat :oops:

Wiki link: http://id.wikipedia.org/wiki/Elizabeth_ ... tania_Raya
Image







Terima kasih Ibu Kartini untuk perjuangan anda untuk Wanita Indonesia…Terima Kasih juga kepada Kartini-Kartini yang lainnya

Siapa Kartini-Kartini anda :?: : Wanita-wanita yang anda kagumi….

Kalau saya:
1. Ibu saya tentu
2. Cut Nyak Dhien: Hebat dalam perang…pahlawanku…
3. Madonna: Because she is Madonna she can do everything …
4. Margaret Thatcher: Tangan Besi

Salam Perjuangan Wanita Indonesia,
Habis Gelap Terbitlah Terang,
Ni Luh

PS. Kak Dyah dan Kah Nuni, terima kasih atas postnya bisa saya balas weekend ini sebab agak sibuk sedikit.....
Every single day, 30,000 children are dying as a result of extreme poverty: http://www.makepovertyhistory.org/
User avatar
pooochie
EF Elite
 
Posts: 335
Joined: Mon Aug 08, 2005 2:18 pm
Location: UK

RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

Postby Dyah on Fri Apr 21, 2006 7:33 am

Haloo Warung Kucing...
Kalau menurut aku sih Hari Kartini dah lama gak jaman ... Aku tuh termasuk yang gak setuju kalo hari emansipasi wanita tuh diambil dari hari Kartini.

Para sejarahwan kita aja yang "telmi" (telat mikir) kalau sosok Kartini sebagai sosok emansipasi wanita diambil oleh pemerintah Belanda karena tokoh2 simbol emansipasi lainnya selain membela kaum wanita sekaligus "membangkang" kepada pemerintah (Cut Nyak Dien, Cut Muetia, R.A. Nyai Ageng Serang, Martha Christina Tiahahu).
Malahan jauh sebelum Kartini lahir tuh, di Sulawesi Selatan ada ratu bernama Siti Aisyah We Tenriolle, memimpin kerajaan Tanette pada 1856, Tahun 1908 dia mendirikan sekolah pertama di Tanette yang dibuka untuk wanita maupu pria. Dia juga yang ikut mendukung mengembangkan satra Bugis ... ada buku "La Galigo" ...

Jadi menuurutku gak oke dong kalo dijaman merdeka hanya mengambil sosok warisan jaman kolonial... kalau memang mau bikinlah hari emansipasi wanita Indonesia yang netral ... gak usah bertepatan dengan HUTnya siapapun, apalagi pakai namanya.

Mungkin ...Kalau seandainya Kartni masih hidup, bisa jadi dia pro RUU ...(abis Babenya orang pro pemerintah siih), paling jauh dia cerita di suratnya tentang RUU dan perasaannya.

Kalau tokoh-tokoh yang dicap Belanda wanita pembangkang tuh, aku yakin bakalan ikutan demo atau pesta rakyat anti RUU...

Salam-Dyah
"Indonesia: Jauh di mata, dekat di hati"
Salam-Regards-Saludos-Gruesse
Dyah Narang-Huth, http://www.ikat-agentur.com
User avatar
Dyah
EF Elite
 
Posts: 362
Joined: Wed Dec 28, 2005 7:15 pm
Location: Hamburg, Germany

RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

Postby smusdar on Fri Apr 21, 2006 7:51 am

bener Mbak D,

Mungkin ini ada kaitannya dengan kebijakan / orientasi pemerintah Indonesia = pemerintah Jawa apalagi di jaman Pak Harto.

Karena klau amu dirunut, pahlawan perempuan Indonesia bukan hanya Ibu Kartini tapi ada juga dari Aceh, JAwa Barat, menado (maramis?) dll..


Kalau saya sih lebih nge fans sama perjuangan CUt Nya Dien, bayangkan, dia mampu mempimpin pasukan (pria) untuk melawan penjajah, bahkan bisa mengatur strategi, dan punya leadership yang OK, tegas, bener2 heroin eh maksud saya pahlawan sejati yg patut dicontoh, dan diacungi jempol.

saat saya nonton film Cut nya dien --diperankan sangat hebat oleh Christine Hakim-- saya sangat terharu, dan bangga, ada wanita indonesia di tahun 1800 yang punya pemikiran dan tindakan sehebat itu.


Mungkin saja pemerintah RI perlu menunjuk satu orang sebagai simbol, sehingga yang ditunjuk adalah Kartini.

Dan kartini yang mulai memaparkan pemikirannya / gagasannya dalam bentuk tulisan, yang juga diketahui publik dan orang belanda dengan adanya buku habis gelap terbitlah terang?
Voir la vie en rose/ see the bright side of life
http://www.friendster.com/oceanebleue
blog : http://cute-sari.blogs.friendster.com/cutesari/
User avatar
smusdar
EF Groupie
 
Posts: 180
Joined: Mon Dec 19, 2005 3:08 am
Location: jakarta

RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

Postby Dyah on Fri Apr 21, 2006 9:19 am

Iya..
tentang Kartini banyak kontroversinya... banyak yang sudah mengusulkan untuk dikaji ulang. Dulunya di jaman tersebut, Pihak Belanda kan lagi menjalankan politik etis/politik balas budi= memperhatikan nasib pribumi... dan mentri Depdikbud di jaman itu Abendanon yang mempromosikan Raden Ajeng tersebut, diperkenakan kepada tokoh-tokoh wanita di Belanda... jadi keterkenalnannya ceritanya ada latar belakang KKN lah??? Hihihi ..
Bahkan ada dugaan surat2 KArtini tsb. ada yang direkayasa, soalnya banyak naskah aslinya gak ada ... ha..ha.. seru juga ya.

Iya nih, aku juga mo memperkenalkan tokoh wanita lainnya:
Sultanah Seri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Johan. Kepala negara di Aceh yang dinobatkan pada 1641. Memerintah selama 30 tahun. Di jaman tersebut berkembang kesusastraan dan ilmu pengetahuan. Dikenal sebagai wanita terpelajar yang menguasai bahasa Aceh, Melayu, Arab, Spanyol, Persia dan Urdu. Sama seperti Kartini, ia juga berpendapat bahwa pendidikan adalah milik wanita dan pria, tanpa perbedaan.

Nama tersebut hampir tidak dikenal di buku sejarah ...

Bagaimana dengan perjuangan wanita-wanita Bali?
Oh iya aku ada puisi kehebatan wanita-wanita Bali di jaman kolonial, teks asli bahasa Jerman karya Theodor Fontane (1819-1898)

Judulnya: Wanita-wanita Bali di Lombok

Keterlaluan!
Di Lombok ada kerusuhan,
Di pulau Lombok orang-orang Bali
Tidak puas dengan si Meneer.

Dan para Meneer direngut rasa marah dan takut:
“Padamkan api itu, tanpa ragu dan bimbang!”
Dan bermacam orang, yang jahat, yang buruk,
Oleh Meneer direkrut.
Bermacam orang bersenapan
Disuruh menjerakan orang Bali.
Maju, tak teratur tanpa rencana;
Dan memang tanpa siasat dilakukannya:
Senapan kopak dengan baik bekerja,
Dan laki-laki menggeletak bermandikan darahnya.

Begitulah laki-laki itu. Tapi nampak agung
Masih ada enam puluh wanita yang bangga,
Semua dikepung di tempat pertahanan,
Di dalam perlindungan candi Budha.
Berpakaian mewah, hiaskan emas permata,
Anak terkecil dipeluk dalam dada,
Mereka semua berdiri tegak,
Menatap musuh, keris di tangan.


Teks aslinya begini:

Die Balinesen auf Lombok (Theodor Fontane)

Unerhört,
auf Lombok hat man sich empört,
Auf der Insel Lombok die Balinesen
Sind mit Mynheer unzufrieden gewesen.

Und die Mynheers fasst ein Zürnen und Schaudern:
„Aus mit dem Brand, ohne Zögern und Zaudern!“
Und allerlei Volk, verkracht, verdorben,
Wird von Mynheer angeworben,
Allerlei Leute mit Mausergewehren
Sollen die Balinesen bekehren.
Vorwärts, Ohne Sinn und Plan;
Aber auch planlos wird es getan:
Hinterlader arbeitete gut,
Und die Männer liegen in ihrem Blut.

Die Männer. Aber groß anzuschaun
Sind da noch sechzig stolze Fraun,
All eingeschlossen zu Wehr und Trutz
In eines Budhatempels Schutz.
Reichgekleidet, goldgeschmückt,
Ihr jüngstes Kind an die Brust gedrückt,
Hochaufgericht´t eine jede stand,
Den Feind im Auge, den Dolch in der Hand
"Indonesia: Jauh di mata, dekat di hati"
Salam-Regards-Saludos-Gruesse
Dyah Narang-Huth, http://www.ikat-agentur.com
User avatar
Dyah
EF Elite
 
Posts: 362
Joined: Wed Dec 28, 2005 7:15 pm
Location: Hamburg, Germany

RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

Postby pooochie on Sat Apr 22, 2006 10:27 am

Pagi Teman-teman

Menu breakfast apa ya? Lapar nih :oops:

Kak Dyah dan Sari

Wah-wah jawaban kalian tentang Kartini sangat menarik. Tolong maklum ya saya sejak mau pulang kampung ke Bali jadi semangat 45. Okay saya akan betulkan jam dan kalendar saya ke abad 2000.

Waktu saya post tentang Kartini saya sedang baca Koran tentang ulang tahun ratu Ingris kemudian saya ingat kalau tangal 21 juga ulang tahunnya Kartini. Koq rasanya kebetulan sekali. Saya sebenarnya tidak terlalu banyak tahu tentang Kartini, ingat waktu dalam pelajaran sejarah saja. Itupun ingatanku sudah kalang Kabur tapi semangatku 45 :oops: . Well saya buru-buru post sebab harus kerja besok (Sari, gue juga kuli nih). Jadi enggak mikir yang mendalam tentang Kartini di Jaman ini :oops:

Masih ada hari Kartini tidak di Indonesia? Sepertinya banyak yang tidak setuju dengan Kartini. Apakah sudah ada Hari Wanita yang lain di Indo :?:

Terima Kasih Kak Dyah atas ide-ide pahlawan yang lain dan juga cuplikannya. Ingatan saya jadi kembali sedikit. Nanti kalau sampai di Bali dan waktu saya lebih luang, banyak yang harus saya pelajari lagi, antara lain: sejarah Indo dan bahasa indo, bahasa daerah (Bali, Jawa, etc), masak memasak nusantara…..wah bisa belajar seumur hidup deh sebab negara kita kaya dengan budaya. Mungkin kita bisa diskusi kalau saya sudah sampai di Bali. Di Warung Kucing di Jimbaran sambil minum es kelapa muda dan makan ikan bakar tongkol untuk lunch (mancing di Jimbaran dengan jukung asik juga lho sambil menelurusi Jimbaran bay, pancing tingal ditaruh dapetdeh ikan tuna (bukan mancing malem)...terus kita masukan kendi gudeg di oven ajaib (resep gudeg ala Kak Dyah)....untuk makan malam....uh..jadi laper.. :oops: O iya makanan camilan Tahu ala Kak Nuni...

Kita sudah sedikit membahas tentang pahlawan wanita nasional kita sebelum merdeka. Saya sangat tertarik tentang wanita-wanita di jaman kemerdekaan yang mungkin kita bisa contoh dan kagumi. Mungkin Kak Dyah, Kak Nuni, Sari dan lain lain bisa beri nama dan alasan kenapa di kagumi. Saya sangat tertarik dengan pendapat-pendapat anda. Maklum saya agak ketingalan kereta….

Balik ke Warung Kucing.

Menu Breakfast Warung Kucing apa ya?

Nasi Goreng
English Breakfast
American Breakfast
Dutch Breakfast (pernah dengar tapi enggak tahu apa isinya)

Apa lagi ya breakfast yang khas Indo. Otak-ku koq enggak jalan…tolong-tolong….saya sudah agak telmi.

Silahkan cantumkan breakfast dari manca negara.
Kak Dyah di German breakfastnya apa?
Sari di Jakarta breakfast betawi apa?
Bul-bul wong suroboyo maem breakfast opo?
Kak Nuni dan Kadek, breakfast khas Oz apa?
Bli Gede, breakfast Kanada apa?
Tommy dan Kadek, sapunapi breakfast ring Bali, tiang suba lupa :oops: nasi suba dadi bubuh :cry:
Ciao
Mau berenang dulu.
Ni Luh
Every single day, 30,000 children are dying as a result of extreme poverty: http://www.makepovertyhistory.org/
User avatar
pooochie
EF Elite
 
Posts: 335
Joined: Mon Aug 08, 2005 2:18 pm
Location: UK

RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

Postby Dyah on Sat Apr 22, 2006 4:08 pm

Ni Luh and all,
soal breakfast a la Jerman ... wah berbeda-beda sekali tergantung daerah mana, tapi sudah pasti sih pakai roti, orang Jerman itu rotinya bermacam-macam sekali.
Kalu di rumah kami breakfast Senin sampai Jumát: aneka hidangan nasi= nasi uduk, nasi goreng, nasi gurih ... Suami saya kalau tidak makan nasi pada pagi hari bisa lemesss. Makannya pakai lauk kering buatan sendiri, divariasi: tempe kering, sambal goreng ikan teri, urap/saur kelapa, dendeng kering ...

Kalau Sabtu dan Minggu kita ber-brunch pakai roti, ada aneka salat jerman maupun itali, daging/ikan asap, aneka keju, ...
Sore baru minum kopi, kopi toraja, kopi bali atau kopi luwak ... saat ini tidak pakai kue, harus berdiet sedikit.

Yang pasti minumnya sepanjang minggu: teh dan jus segar-ngepres sendiri.
"Indonesia: Jauh di mata, dekat di hati"
Salam-Regards-Saludos-Gruesse
Dyah Narang-Huth, http://www.ikat-agentur.com
User avatar
Dyah
EF Elite
 
Posts: 362
Joined: Wed Dec 28, 2005 7:15 pm
Location: Hamburg, Germany

RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

Postby Unique on Sun Apr 23, 2006 6:06 am

Hallo Niluh,

Sekarang dah ganti topik ya, ngomongin soal menu breakfast...

Kalo suami+aku sukanya yg cepet saji n enak aja 8) misalnya:

1. toast bread, poached egg, mushroom+spinach ditumis pake butter, minumnya; kalo suami capuchino, kalo aku sih orange juice all the way! :)

2. croissant dibikin sandwich, isinya: tomat, onion, hot salami, cheese

3. crumpet (roti bule yg dr bentuk dan rasanya sih kayak apem jawa) beli di bakery, dioles butter+potongan onion+cheese (dipanggang sampe kecoklatan/kejunya melted)

4. Bikin nasi goreng 'super pedes' utk aku, setengah pedes utk suami

5. Spring roll+saus kacang+acar timun/wortel/cabe rawit

Itu aja yg sering kita bikin...

Soal Hari Kartini, kayaknya dulu para sejarahwan ato pem menetapkan beliau sbg pahlawan krn butuh satu simbol yg bisa jadi contoh semata, soal sejarah (ironisnya) di Indo masih kuat sekali adat legitimasinya, jadi tergantung siapa (rezim) yg berkuasa. He he he...jadi buka rahasia nih, ini kata dosen-2 saya dulu yg sejarahwan itu loh, mrk suka uneg-uneg sama mahasiswanya, perang batin, disuruh nulis tentang ini, tentang itu, tapi menurut versi si pemesan bukan berdasarkan riset yg mrk punya.

Tanpa bermaksud membela, setidaknya kita diingatkan, ada sosok yg berani membuka suara ttg kaum perempuan yg saat itu masih sgt terpinggirkan (marjinal, meski kesadaran itu baru sebatas wacana yg diinformasikan lewat surat-2 beliau (Habis Gelap Terbitlah Terang).

Soal tokoh perempuan:

1. Siti Hawa (gara-2 dia dan Adam kita ada di dunia)
2. Mother Teresa (hidup utk mrk yg papa)
3. Cut Nyak Dien (perjuangannya bener-2 Wonder Woman)
4. Kartini (sumber inspirasi) perempuan bisa juga berjuang dgn cara 'halusnya'
5. Hillary Clinton (smart, bijak, pantes deh jadi Commander in Chief)
6. Ibu saya yg telah melahirkan+tempat keluh kesah
7. Perempuan-2 hebat lainnya yg bertebaran di muka bumi

Salam week end utk semua
Meong...meong...meong...
User avatar
Unique
EF Member
 
Posts: 23
Joined: Wed Mar 08, 2006 11:53 pm
Location: Melbourne-Oz

RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

Postby pooochie on Sun Apr 23, 2006 10:34 pm

Halo teman-teman

Warung kita agak sepi, saya barusan pm Bli Gede untuk mampir ke Warung. Semoga Bli Gede mampir supaya lebih ramai. Bli kedatangan anda di tungu.

Hi Kak Dyah

Bagaimana cuaca hari ini di Hamburg. Kalau di tempat saya hari ini cukup bagus, jadi saya sama si pooochie picnic di taman mini ku. Tapi sayangnya kebunku bukan menghadap ke barat jadi payah deh kursi kebun saya seret-seret untuk mengikuti sinar matahari :P . kalau tidak ngikuti sinar matahari agak dingin juga di kebun. Saya sudah tidak sabar pingin di Bali berjemur, si pooochie juga senang berjemur. 8)

Kak Dyah suka berjemur tidak. Sepertinya orang indo takut kulit jadi gelap. kalau saya sih semakin gelap semakin suka. Siapa lagi yang suka berjemur?

Dyah wrote:Kalu di rumah kami breakfast Senin sampai Jumát: aneka hidangan nasi= nasi uduk, nasi goreng, nasi gurih ... Suami saya kalau tidak makan nasi pada pagi hari bisa lemesss. Makannya pakai lauk kering buatan sendiri, divariasi: tempe kering, sambal goreng ikan teri, urap/saur kelapa, dendeng kering ...


Lezaaaat sekali di rumahnya Kak Dyah. Bisa rantangan tidak. :P

Kak Dyah, suamiku tidak bisa makan nasi pagi-pagi. Suami Kak Dyah sudah seperti orang Indo. Kak Nuni gemana suami bisa makan nasi tidak pagi hari.

Hi Kak Nuni

Nuni wrote:3. crumpet (roti bule yg dr bentuk dan rasanya sih kayak apem jawa) beli di bakery, dioles butter+potongan onion+cheese (dipanggang sampe kecoklatan/kejunya melted)


Iya benar seperti apem jawa. Saya biasanya saya masukkan the toaster kemudian di oles dengan mertega dan selai strawberi. Enggak pernah pakai cheese apalagi onion. Barusan cerita sama suami saya kalau di Oz crumpetnya pakai cheese dan onion. Nanti saya coba…thanks

Nuni wrote:Btw, kamu masih bisa masak makanan kesukaan kamu di UK? Cari bahan-2 nya ga susah kan, spt terasi dkk? Di sini juga gampang cari bumbu-2 indo, bahkan ada warung Indo yg jual bandeng duri lunak (pepes), asem-2 ikan dan ayam, otak-2, mpek-mpek, sayur gori (nangka) dll.


Di sini sih lumayan kita bisa beli di supermarket cina/India/Pakistan tapi tidak selengkap di Melbourne. Kemarin saya sempat ke toko wak haji (supermarket Pakistan) terus dapat jambu merah. Manis banget enggak ada batunya. Saya sampai heran :lol: .

Nuni wrote:Malah ada org Indo (ngetopnya disebut Pak-e) mantan seniman/preman di Yogya n Bali (konon menurut pengakuannya), yg married sama org Oz, buka restoran namanya Blok M, menunya hampir seluruh menu nusantara!


Di Melbourne banyak restaurant indo? Di sini sih enggak ada restaurant indo. Yang buat lebih depressing lagi makanan restaurant cina di ingris (well di daerah saya) tidak bagus :cry: . Teman cina Singapore saya bilang: this is not even good enough for lunch, never mind dinner.

Nuni wrote:Tanpa bermaksud membela, setidaknya kita diingatkan, ada sosok yg berani membuka suara ttg kaum perempuan yg saat itu masih sgt terpinggirkan (marjinal, meski kesadaran itu baru sebatas wacana yg diinformasikan lewat surat-2 beliau (Habis Gelap Terbitlah Terang).


Saya belom pernah baca suratnya. Bisa recommend buku tentang surat-surat kartini? Saya ingin baca suratnya.


Topic Baru: System pendidikan di Indo. Kapan orang Indonesia bisa dapat Noble Prize for science.

Dyah wrote:Di Indo Materi pengajaran kebanyakan sangat kuno, bikin frustasi yang belajar, jadi sbg guru harus rajin bikin materi sendiri.



Kak Dyah saya sangat tertarik nih dengan comment yang Kak Dyah Tulis. Sebab Kak Dyah Kan tingal di German. German terkenal dengan pendidikan yang bagus.


Kalau menurut saya, kreativitas itu penting sekali untuk menciptakan inovasi-inovasi. Tanpa inovasi kita bisa tertingal dengan negara lain.

Saya masih ingat waktu sekolah di Denpasar (pre-univ). Guru menjelaskan terus kita buat tugas-tugas. Tanya jawab sepertinya tidak terlalu banyak, ada perasaan takut sedikit dan juga mungkin segan. Mungkin juga karena budaya timur. Saya baca article di Financial time yang membahas tentang pendidikan di cina yang kebanyakan mengikuti pengajara kong hu cu (I think - spelling?) di mana guru menjelaskan terus murid mendengar penjelasan tidak banyak tanya jawab. Juga di bahas di article itu bahwa memang cina sangat berkembang tapi kurang penemuan-penemuan baru dan juga tidak banyak yang problem solvers . Cina harus merubah system pendidikannya kalau mau mengikuti kemajuan dengan negara lain . Maaf saya sudah cari articlenya tapi enggak ketemu.

Bagaimana menurut teman-teman yang lain :?: O iya pembaca Bahasa forum jangan malu-malu untuk ikut diskusi. Ditungu lho kedatangan anda :oops: ...silahkan mampir ke warung...

Okay sekian dulu….suami dan kucing sudah meong-meong……

Sampai ketemu lagi……
Salam damai untuk semua....
Ni LUh
Every single day, 30,000 children are dying as a result of extreme poverty: http://www.makepovertyhistory.org/
User avatar
pooochie
EF Elite
 
Posts: 335
Joined: Mon Aug 08, 2005 2:18 pm
Location: UK

RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

Postby Dyah on Mon Apr 24, 2006 3:17 pm

Ni Luh,
selama tinggal di Eropa bagi saya tahun ini tahun dengan cuaca musim semi terjelek. Sampai bulan April ini masih sedikit sekali kita bisa menikmati pohon-pohon yang mulai bersemi, bunga-bunga bermekaran apalagi matahari yang tidak pelit.

Untung saya sudah ke Bali bulan Februari lalu plus liburan di Mesir bulan Maret, sehingga sudah berjemur dan menjaga kulit coklatku tetap coklat. Aku tidak pernah takut matahari, sehingga kalau berjemur sampai hitam sekali... jadi kalau teman-teman bertemu di liburan musim panas, maka komentar pertamanya: "Kamu tinggal di Eropa kok tambah hitam sihh?", saya paling kasih komentar " Kalau tidak hitam, nanti Manfred -suamiku- tidak bisa mengenali saya"...
:lol:

Oh iya, soal pendidikan... susah dibilangnya. di Indonesia mata pelajarannya buanyakkk sekali... dan orientasinya ujian dengan nilai bagus. terserah setelah itu lupa atau bagaimana. Sedangkan belajar yang orientasinya untuk kepentingan hidup masih sangat jarang. Apalagi belajar sesuatu sesuai dengan interes kita sendiri...

Terutama untuk mata pelajaran non eksakta, metode dan didaktiknya ... wah...susah kasih komentarnya... Mudah-mudahan sih saat ini sudah membaik, tapi untuk pengajaran Bahasa Indonesia bagi Orang ASing ketinggalan jaman sekali.

Surat Kartini... di alamat wikipedia yang kamu kirim sepertinya ada juga deh sedikit tentang surat tersebut.

Soal bumbu dan bahan makanan Indonesia... sudah coba beli dari Hamburg: http://www.tokoindonesia.de ... lumayan lengkap.
Salam-Dyah
"Indonesia: Jauh di mata, dekat di hati"
Salam-Regards-Saludos-Gruesse
Dyah Narang-Huth, http://www.ikat-agentur.com
User avatar
Dyah
EF Elite
 
Posts: 362
Joined: Wed Dec 28, 2005 7:15 pm
Location: Hamburg, Germany

RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

Postby Unique on Tue Apr 25, 2006 8:08 am

Hi Niluh n juga Dyah n temen-2 yg rajin mampir ke Warung Kucing,

Seneng deh, hari ini libur (Anzac Day) lumayan jadi bisa jalan-2 dan mampir (ngobrol) ke Warung Kucing, yippy!!!... :D

Niluh, soal nasi, suamiku ga terlalu suka, dia lebih suka selang seling (antara nasi, roti, dan kentang)...kalo aku sih apa aja ok! soale cuma ada 2 kata dlm kamusku soal makanan, enak.....dan enak banget gila!!!

Soal berjemur, duh endang (enak bgt) ya....di sini lagi sebaliknya ihik...ihik...mendung terus, dan mulai dingin, penggennya kemulan terus! Tapi kalo summer, kadang panas banget di sini, pernah sampe 43 derajat (taon baru kemaren), sumuknya minta ampun kayak di gurun, org-2 pada berenang ke pantai, kebetulan di sini pantainya bagus-2 dan bersih...kaya di Bali ya? Gimana di Inggris, Jerman, n negara-2 lain?

Aku sih ga takut gosong, asal pake cream yg banyak aja (emangnya suami, kaciaaannn deh) lagian biar sering berjemur nih kulit masih aja susah gosong, mungkin dari sonone ya keturunan Kubilai Khan...(just kidding)... enaknya sih kalo belanja ke China Town sering dikira org sekampung jadi dikasih murah deh (padahal modal cuma bisa ngomong: Kamcia, shie shie...) ha ha ha...

Buku yg membahas soal sosok dan pemikiran Kartini banyak kok (yg nulis org Indo dan asing). Mungkin bisa surfing ke Amazon, Google, etc? Tapi di toko buku Gramedia (aku pernah liat) mereka punya section khusus yg berkaitan dgn kartini, nanti kalo kamu ke Indo, coba aja cari ya...Tapi kalo surat-2 Kartini (yg berbahasa Belanda) mungkin kamu bisa lihat di Leiden ato Amsterdam University/Museum...Pokoknya arsip ttg Indo justru lengkapnya ada di Belanda...

Pendidikan di Indo emang masih jaoh ya kalo dibandingkan sama negara lain terutama Eropa, USA, Oz...tugasnya pemerintah utk memikirkan...iya bener kata Dyah kurikulum di Indo masih hrs dibenahi...

Niluh, btw, Ratu Elizabeth II ultah kamu ngado apa? he he he...nanti tgl 12 Juni kita memperingatinya, asyik libur (hari kejepit) lagi....

Salam meong buat semua...
User avatar
Unique
EF Member
 
Posts: 23
Joined: Wed Mar 08, 2006 11:53 pm
Location: Melbourne-Oz

RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

Postby Dyah on Tue Apr 25, 2006 8:54 am

Nuni ... Ni Luh .. and All -Warung Kucing-Fans
soal hari libur... tanggal 1 Mai kan libur tuh, jadi akhir minggunya panjanggg sampe senin. Aku ada pameran Bali di luar kota mulai tanggal 4, jadi sudah berangkat dari tanggal 3.... dan baru akan gabung di forum setelah tanggal 21 Mai.

Eh iya soal nge -rantang- .... he..he boleh2 aja lah. Ada cukup banyak persediaan. Makanan2 lauk kering dan makanan awet lainnya itu membuat aku dan suami nggak perlu masak tiap hari. Kalau bikin makanan sekalian buanyakkkkk gitu. Jadi kalo ada tamu2 mendadak pun- mereka terheran2, kapan kamu masaknya ya? Kok bisa ada jamuan Reistafel? Gara2 itu, aku jadi terkenal ... "Dyah punya tongkat ajaib.. bisa menyulap makanan" .. hi--hi

Soal makan nasi.... kayaknya suamiku lahirnya salah tempat.

Dyah
"Indonesia: Jauh di mata, dekat di hati"
Salam-Regards-Saludos-Gruesse
Dyah Narang-Huth, http://www.ikat-agentur.com
User avatar
Dyah
EF Elite
 
Posts: 362
Joined: Wed Dec 28, 2005 7:15 pm
Location: Hamburg, Germany

RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

Postby pooochie on Wed Apr 26, 2006 2:10 am

Hi Teman-teman

Pertama-tama maaf belom sempat mampir sebab agak sibuk tapi kalau saya ada waktu luang saya segera mampir supaya tidak kehausan... :lol:

Kabar gembira: dapat balasan dari Bli Gede. Dia minggu ini sibuk tapi minggu depan akan mampir dan akan masak-masak buat kita semua. 8)

Maaf ya sekian dulu untuk malam ini saya mau nina bobok dulu....

Lots of love
Ni Luh
Every single day, 30,000 children are dying as a result of extreme poverty: http://www.makepovertyhistory.org/
User avatar
pooochie
EF Elite
 
Posts: 335
Joined: Mon Aug 08, 2005 2:18 pm
Location: UK

RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

Postby BLI GEDE on Sat Apr 29, 2006 5:20 pm

Selamat Pagi Ladies!

Kok, nggak ada laki2 lagi buat temanin saya; bidadari tok! Ya, udah bisa di bilang beruntung saya!

Terutama dan terpenting, saya minta maaf sama semua pengunjung dan pengungsi warung forum ini atas "ketidakadaanku"(bahasa inglonesian):roll: 2 bulan ini. Saya jadi sangat sibuk dengan proyek di kerja, jadi hiburan2 saya ternyata dibanting total agar waktu sisaku bisa diarus pada istri & anak. Saya hampir tidak lihat forum sama sekali, jadi saya agak "out of the loop" sekarang. Seperti nonton Coronation Street 1 tahun sekali; jadi bingung semuanya!

Tadi malam keluarga kecilku merayakan hut ke10 perkawinan kami. Anak ikut pula, jadi kami ke rumah makan Vietnam sini. Ramai sekali, tapi makanannya enak! Sebetulnya mau dirayakan di tanah air, tapi mumpung kami merencanakan pulang total sebentar lagi, jadi di sini aja pestanya.

Inilah saya taruh bunga2 di warung buat bidadari ada pemandangan cantik sedikit!

Image

Saya harus lari sekarang antar putriku ke brownies buat hiking. Nanti saya mampir lagi ya!

Matur suksema, Bli Gede
BLI GEDE
EF Groupie
 
Posts: 111
Joined: Sun Jan 08, 2006 7:49 am
Location: Negara Salju

Next

Return to Bahasa Indonesia Forum

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest