Page 1 of 5 123 ... LastLast
Results 1 to 10 of 50

Thread: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

  1. #1
    Regular
    Join Date
    Aug 2005
    Location
    UK
    Posts
    331

    Default Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

    Hi Teman-teman

    Warung kita buka lagi :P ……di jamin murah, meriah, lezzzat dan bergizi. :lol:

    Ya namanya juga warung kita bisa makan, minum, nogbrol, nyanyi, main musik, baca puisi…pokoke apa saja.

    Menu hari ini. Makanan rahasia kesukaan saya waktu di Bali….jangan ketawa ya :oops: .

    Makanan:

    Saya suka makan nasi putih panas dengan minyak (ikan dorang) dan garam….pakai cabe di potong-potong sedikit terus untuk lauknya ikan asin digoreng. Habis itu makannya pakai tangan :oops: ….o iya hampir lupa tentu pakai terasi dibakar kemudian ditaburin di sampingan piring....cuci tangan setelah itu tentu (air di mangkok dengan jeruk potongan). Suami saya pertama lihat mangkok air ada jeruk potongan, dia kira itu makanan (sup dingin kali) :lol: terus saya bilang tidak itu untuk cuci tangan setelah makan.... :lol: :lol:

    Tahu goreng masih panas panas terus di celup di saus (kecap abc dengan cabe rawit dipotog-potong kemudian disemprot dengan jeruk nipis biar kecut :wink: )

    Minuman:

    sirop jeruk abc campur air campur es batu…..segaaaaaaaaaar.

    Pencuci mulut

    Manga yang kecut sekali terus di potong-potong terus saya tutul-tutul dengan campuran garam, cabe dan terasi di ulek.

    Jaje:

    Kue bolu….

    Bakso favorit:

    Lupa nama jalannya di Denpasar tapi dekat SMA 1, dekat pasar (lupa juga namanya) warungnya sederhana tapi terkenal lo….kabar burung waktu itu Rano Karno :wink: pernah makan bakso di sana….

    Okay si pooochie sudah meong-meong, katanya saya malu-maluin kucing….. :lol:

    Silahkan mampir sambil tukar-tukar pengalaman….cerita apa saja untuk mengobati rindu tanah air sambil membangkitkan produk tulisan dalam negeri (ref. Kak Nuni)

    Salam meong-meong (sorry Kak Nuni saya pinjam salamnya)

    Ni Luh

    PS. Kak Nuni tentu ada sego panas ngepul-ngepul di warung kita

    PPS Kak Dahlia, nanti saya beli kerupuk terus saya masukan microwave…meledak tidak ya…

    PPPS Kak Dyah bisa bagi resep gudegnya please .... bisa tidak saya masukan microwave :oops: ....saya juga kalau buat rendang pakai microwave...lebih cepat dan empuk....


    PPPPS
    Lagu favorit:

    Gombloh…. “Indonesia merah darahku…putih tulangku…bersatu dalam…” dalam apanya.. ya…lupa saya…tolong tolong… :oops: :oops:

  2. #2
    Tourist
    Join Date
    Mar 2006
    Location
    Melbourne-Oz
    Posts
    17

    Default RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

    Hmmm :P

    Nilih, menu warung kamu bener-2 bikin aku laper nih. Air liur udah mau jatuh, mbayangin aja udah kepengen, apalagi kalo ada beneran ya. Abis menunya makanan yg hampir semua aku suka!

    Btw, kamu masih bisa masak makanan kesukaan kamu di UK? Cari bahan-2 nya ga susah kan, spt terasi dkk? Di sini juga gampang cari bumbu-2 indo, bahkan ada warung Indo yg jual bandeng duri lunak (pepes), asem-2 ikan dan ayam, otak-2, mpek-mpek, sayur gori (nangka) dll.

    Malah ada org Indo (ngetopnya disebut Pak-e) mantan seniman/preman di Yogya n Bali (konon menurut pengakuannya), yg married sama org Oz, buka restoran namanya Blok M, menunya hampir seluruh menu nusantara!

    Tambahan soal tahu goreng panas-2, coba deh resep ini: tahu putih (China) goreng panas-2, potong kecil-2 dadu, rebus tauge, bumbunya: kacang tanah digoreng (dialusin), kecap secukupnya, cabe rawit (sesuai selera), bawang putih sama terasi dikit. Makannya: tauge+tahu dicampur, disiram saus kacang ini, hmmm yummy, jangan lupa nasinya nasi liwet :D

    Udah ah, bikin laper aja!!!
    Salam meong-meong utk Pooochie!

  3. #3
    Regular Dyah's Avatar
    Join Date
    Dec 2005
    Location
    Hamburg, Germany
    Posts
    423

    Default RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

    Ni Luh,
    Selamat telah membuka Warung untuk tempat bertemu, makan, ngobrol dll... Makanannya enak sekali... bikin lapar apalagi di udara mendung seperti hari ini. Ini resep gudeg yang sederhana:

    Bahan:
    * 1½ kg nangka muda segar atau kalau tidak ada beli yang di kaleng.
    * 1 sdm asam jawa
    * 2 sdm gula jawa
    * 6 lembar daun salam
    * 5 gelas santan
    * Garam
    * minyak goreng

    Bumbu yang dihaluskan:

    * 8 butir bawang merah
    * 4 siung bawang putih
    * ½ sdt ketumbar, disangrai
    * ½ sdt jintan, disangrai
    * 10 butir kemiri

    Cara Membuat:

    * Nangka muda diiris, ca. 4 cm lalu direbus sampai matang, angkat dan tiriskan. Kalau menggunakan nangka kaleng tidak perlu direbus lagi.
    * Larutkan asam jawa dan gula merah dengan sedikit air.
    * Panaskan minyak goreng, tumis bumbu yang sudah dihaluskan bersama daun salam, air gula merah dan air asam jawa.
    * Setelah harum, masukkan nangka, (opsi: bisa ditambahkan sesuai kesukaan: tahu, telur rebus, ayam) aduk rata, tambahkan garam secukupnya.
    * Terakhir, tuang santannya kemudian masak sampai mendidih, kecilkan api dan masak sampai santan agak mengental dan berminyak. (Proses terakhir ini bisa juga menggunakan panci tanah liat atau keramik yang ada tutupnya, masukan ke dalam oven 180°-200°C)

    Silahkan coba ...
    "Indonesia: Jauh di mata, dekat di hati"
    Salam-Regards-Saludos-Gruesse
    Dyah Narang-Huth, http://www.ikat-agentur.com

  4. #4
    Regular
    Join Date
    Aug 2005
    Location
    UK
    Posts
    331

    Default RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

    Hi Teman-teman

    Tema Warung Kucing kita: 21 April

    Mari kita merayakan dan memperingati hari kelahiran Ibu Kita Kartini.

    Ada yang bisa buat nasi tumpeng :?:

    Wiki link: http://id.wikipedia.org/wiki/Kartini



    Saya baru ingat kalau Ratu Ingris juga lahir pada tangal yang sama.

    Saya buat teh dan cucumber sandwich ….. silahkan di coba tapi rasanya sih engak janji lezaat :oops:

    Wiki link: http://id.wikipedia.org/wiki/Elizabeth_ ... tania_Raya








    Terima kasih Ibu Kartini untuk perjuangan anda untuk Wanita Indonesia…Terima Kasih juga kepada Kartini-Kartini yang lainnya

    Siapa Kartini-Kartini anda :?: : Wanita-wanita yang anda kagumi….

    Kalau saya:
    1. Ibu saya tentu
    2. Cut Nyak Dhien: Hebat dalam perang…pahlawanku…
    3. Madonna: Because she is Madonna she can do everything …
    4. Margaret Thatcher: Tangan Besi

    Salam Perjuangan Wanita Indonesia,
    Habis Gelap Terbitlah Terang,
    Ni Luh

    PS. Kak Dyah dan Kah Nuni, terima kasih atas postnya bisa saya balas weekend ini sebab agak sibuk sedikit.....

  5. #5
    Regular Dyah's Avatar
    Join Date
    Dec 2005
    Location
    Hamburg, Germany
    Posts
    423

    Default RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

    Haloo Warung Kucing...
    Kalau menurut aku sih Hari Kartini dah lama gak jaman ... Aku tuh termasuk yang gak setuju kalo hari emansipasi wanita tuh diambil dari hari Kartini.

    Para sejarahwan kita aja yang "telmi" (telat mikir) kalau sosok Kartini sebagai sosok emansipasi wanita diambil oleh pemerintah Belanda karena tokoh2 simbol emansipasi lainnya selain membela kaum wanita sekaligus "membangkang" kepada pemerintah (Cut Nyak Dien, Cut Muetia, R.A. Nyai Ageng Serang, Martha Christina Tiahahu).
    Malahan jauh sebelum Kartini lahir tuh, di Sulawesi Selatan ada ratu bernama Siti Aisyah We Tenriolle, memimpin kerajaan Tanette pada 1856, Tahun 1908 dia mendirikan sekolah pertama di Tanette yang dibuka untuk wanita maupu pria. Dia juga yang ikut mendukung mengembangkan satra Bugis ... ada buku "La Galigo" ...

    Jadi menuurutku gak oke dong kalo dijaman merdeka hanya mengambil sosok warisan jaman kolonial... kalau memang mau bikinlah hari emansipasi wanita Indonesia yang netral ... gak usah bertepatan dengan HUTnya siapapun, apalagi pakai namanya.

    Mungkin ...Kalau seandainya Kartni masih hidup, bisa jadi dia pro RUU ...(abis Babenya orang pro pemerintah siih), paling jauh dia cerita di suratnya tentang RUU dan perasaannya.

    Kalau tokoh-tokoh yang dicap Belanda wanita pembangkang tuh, aku yakin bakalan ikutan demo atau pesta rakyat anti RUU...

    Salam-Dyah
    "Indonesia: Jauh di mata, dekat di hati"
    Salam-Regards-Saludos-Gruesse
    Dyah Narang-Huth, http://www.ikat-agentur.com

  6. #6
    Regular
    Join Date
    Dec 2005
    Location
    jakarta
    Posts
    167

    Default RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

    bener Mbak D,

    Mungkin ini ada kaitannya dengan kebijakan / orientasi pemerintah Indonesia = pemerintah Jawa apalagi di jaman Pak Harto.

    Karena klau amu dirunut, pahlawan perempuan Indonesia bukan hanya Ibu Kartini tapi ada juga dari Aceh, JAwa Barat, menado (maramis?) dll..


    Kalau saya sih lebih nge fans sama perjuangan CUt Nya Dien, bayangkan, dia mampu mempimpin pasukan (pria) untuk melawan penjajah, bahkan bisa mengatur strategi, dan punya leadership yang OK, tegas, bener2 heroin eh maksud saya pahlawan sejati yg patut dicontoh, dan diacungi jempol.

    saat saya nonton film Cut nya dien --diperankan sangat hebat oleh Christine Hakim-- saya sangat terharu, dan bangga, ada wanita indonesia di tahun 1800 yang punya pemikiran dan tindakan sehebat itu.


    Mungkin saja pemerintah RI perlu menunjuk satu orang sebagai simbol, sehingga yang ditunjuk adalah Kartini.

    Dan kartini yang mulai memaparkan pemikirannya / gagasannya dalam bentuk tulisan, yang juga diketahui publik dan orang belanda dengan adanya buku habis gelap terbitlah terang?
    Voir la vie en rose/ see the bright side of life
    http://sarimusdar.blogspot.com
    http://www.click4trip.net

  7. #7
    Regular Dyah's Avatar
    Join Date
    Dec 2005
    Location
    Hamburg, Germany
    Posts
    423

    Default RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

    Iya..
    tentang Kartini banyak kontroversinya... banyak yang sudah mengusulkan untuk dikaji ulang. Dulunya di jaman tersebut, Pihak Belanda kan lagi menjalankan politik etis/politik balas budi= memperhatikan nasib pribumi... dan mentri Depdikbud di jaman itu Abendanon yang mempromosikan Raden Ajeng tersebut, diperkenakan kepada tokoh-tokoh wanita di Belanda... jadi keterkenalnannya ceritanya ada latar belakang KKN lah??? Hihihi ..
    Bahkan ada dugaan surat2 KArtini tsb. ada yang direkayasa, soalnya banyak naskah aslinya gak ada ... ha..ha.. seru juga ya.

    Iya nih, aku juga mo memperkenalkan tokoh wanita lainnya:
    Sultanah Seri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Johan. Kepala negara di Aceh yang dinobatkan pada 1641. Memerintah selama 30 tahun. Di jaman tersebut berkembang kesusastraan dan ilmu pengetahuan. Dikenal sebagai wanita terpelajar yang menguasai bahasa Aceh, Melayu, Arab, Spanyol, Persia dan Urdu. Sama seperti Kartini, ia juga berpendapat bahwa pendidikan adalah milik wanita dan pria, tanpa perbedaan.

    Nama tersebut hampir tidak dikenal di buku sejarah ...

    Bagaimana dengan perjuangan wanita-wanita Bali?
    Oh iya aku ada puisi kehebatan wanita-wanita Bali di jaman kolonial, teks asli bahasa Jerman karya Theodor Fontane (1819-1898)

    Judulnya: Wanita-wanita Bali di Lombok

    Keterlaluan!
    Di Lombok ada kerusuhan,
    Di pulau Lombok orang-orang Bali
    Tidak puas dengan si Meneer.

    Dan para Meneer direngut rasa marah dan takut:
    “Padamkan api itu, tanpa ragu dan bimbang!”
    Dan bermacam orang, yang jahat, yang buruk,
    Oleh Meneer direkrut.
    Bermacam orang bersenapan
    Disuruh menjerakan orang Bali.
    Maju, tak teratur tanpa rencana;
    Dan memang tanpa siasat dilakukannya:
    Senapan kopak dengan baik bekerja,
    Dan laki-laki menggeletak bermandikan darahnya.

    Begitulah laki-laki itu. Tapi nampak agung
    Masih ada enam puluh wanita yang bangga,
    Semua dikepung di tempat pertahanan,
    Di dalam perlindungan candi Budha.
    Berpakaian mewah, hiaskan emas permata,
    Anak terkecil dipeluk dalam dada,
    Mereka semua berdiri tegak,
    Menatap musuh, keris di tangan.


    Teks aslinya begini:

    Die Balinesen auf Lombok (Theodor Fontane)

    Unerhört,
    auf Lombok hat man sich empört,
    Auf der Insel Lombok die Balinesen
    Sind mit Mynheer unzufrieden gewesen.

    Und die Mynheers fasst ein Zürnen und Schaudern:
    „Aus mit dem Brand, ohne Zögern und Zaudern!“
    Und allerlei Volk, verkracht, verdorben,
    Wird von Mynheer angeworben,
    Allerlei Leute mit Mausergewehren
    Sollen die Balinesen bekehren.
    Vorwärts, Ohne Sinn und Plan;
    Aber auch planlos wird es getan:
    Hinterlader arbeitete gut,
    Und die Männer liegen in ihrem Blut.

    Die Männer. Aber groß anzuschaun
    Sind da noch sechzig stolze Fraun,
    All eingeschlossen zu Wehr und Trutz
    In eines Budhatempels Schutz.
    Reichgekleidet, goldgeschmückt,
    Ihr jüngstes Kind an die Brust gedrückt,
    Hochaufgericht´t eine jede stand,
    Den Feind im Auge, den Dolch in der Hand
    "Indonesia: Jauh di mata, dekat di hati"
    Salam-Regards-Saludos-Gruesse
    Dyah Narang-Huth, http://www.ikat-agentur.com

  8. #8
    Regular
    Join Date
    Aug 2005
    Location
    UK
    Posts
    331

    Default RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

    Pagi Teman-teman

    Menu breakfast apa ya? Lapar nih :oops:

    Kak Dyah dan Sari

    Wah-wah jawaban kalian tentang Kartini sangat menarik. Tolong maklum ya saya sejak mau pulang kampung ke Bali jadi semangat 45. Okay saya akan betulkan jam dan kalendar saya ke abad 2000.

    Waktu saya post tentang Kartini saya sedang baca Koran tentang ulang tahun ratu Ingris kemudian saya ingat kalau tangal 21 juga ulang tahunnya Kartini. Koq rasanya kebetulan sekali. Saya sebenarnya tidak terlalu banyak tahu tentang Kartini, ingat waktu dalam pelajaran sejarah saja. Itupun ingatanku sudah kalang Kabur tapi semangatku 45 :oops: . Well saya buru-buru post sebab harus kerja besok (Sari, gue juga kuli nih). Jadi enggak mikir yang mendalam tentang Kartini di Jaman ini :oops:

    Masih ada hari Kartini tidak di Indonesia? Sepertinya banyak yang tidak setuju dengan Kartini. Apakah sudah ada Hari Wanita yang lain di Indo :?:

    Terima Kasih Kak Dyah atas ide-ide pahlawan yang lain dan juga cuplikannya. Ingatan saya jadi kembali sedikit. Nanti kalau sampai di Bali dan waktu saya lebih luang, banyak yang harus saya pelajari lagi, antara lain: sejarah Indo dan bahasa indo, bahasa daerah (Bali, Jawa, etc), masak memasak nusantara…..wah bisa belajar seumur hidup deh sebab negara kita kaya dengan budaya. Mungkin kita bisa diskusi kalau saya sudah sampai di Bali. Di Warung Kucing di Jimbaran sambil minum es kelapa muda dan makan ikan bakar tongkol untuk lunch (mancing di Jimbaran dengan jukung asik juga lho sambil menelurusi Jimbaran bay, pancing tingal ditaruh dapetdeh ikan tuna (bukan mancing malem)...terus kita masukan kendi gudeg di oven ajaib (resep gudeg ala Kak Dyah)....untuk makan malam....uh..jadi laper.. :oops: O iya makanan camilan Tahu ala Kak Nuni...

    Kita sudah sedikit membahas tentang pahlawan wanita nasional kita sebelum merdeka. Saya sangat tertarik tentang wanita-wanita di jaman kemerdekaan yang mungkin kita bisa contoh dan kagumi. Mungkin Kak Dyah, Kak Nuni, Sari dan lain lain bisa beri nama dan alasan kenapa di kagumi. Saya sangat tertarik dengan pendapat-pendapat anda. Maklum saya agak ketingalan kereta….

    Balik ke Warung Kucing.

    Menu Breakfast Warung Kucing apa ya?

    Nasi Goreng
    English Breakfast
    American Breakfast
    Dutch Breakfast (pernah dengar tapi enggak tahu apa isinya)

    Apa lagi ya breakfast yang khas Indo. Otak-ku koq enggak jalan…tolong-tolong….saya sudah agak telmi.

    Silahkan cantumkan breakfast dari manca negara.
    Kak Dyah di German breakfastnya apa?
    Sari di Jakarta breakfast betawi apa?
    Bul-bul wong suroboyo maem breakfast opo?
    Kak Nuni dan Kadek, breakfast khas Oz apa?
    Bli Gede, breakfast Kanada apa?
    Tommy dan Kadek, sapunapi breakfast ring Bali, tiang suba lupa :oops: nasi suba dadi bubuh :cry:
    Ciao
    Mau berenang dulu.
    Ni Luh

  9. #9
    Regular Dyah's Avatar
    Join Date
    Dec 2005
    Location
    Hamburg, Germany
    Posts
    423

    Default RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

    Ni Luh and all,
    soal breakfast a la Jerman ... wah berbeda-beda sekali tergantung daerah mana, tapi sudah pasti sih pakai roti, orang Jerman itu rotinya bermacam-macam sekali.
    Kalu di rumah kami breakfast Senin sampai Jumát: aneka hidangan nasi= nasi uduk, nasi goreng, nasi gurih ... Suami saya kalau tidak makan nasi pada pagi hari bisa lemesss. Makannya pakai lauk kering buatan sendiri, divariasi: tempe kering, sambal goreng ikan teri, urap/saur kelapa, dendeng kering ...

    Kalau Sabtu dan Minggu kita ber-brunch pakai roti, ada aneka salat jerman maupun itali, daging/ikan asap, aneka keju, ...
    Sore baru minum kopi, kopi toraja, kopi bali atau kopi luwak ... saat ini tidak pakai kue, harus berdiet sedikit.

    Yang pasti minumnya sepanjang minggu: teh dan jus segar-ngepres sendiri.
    "Indonesia: Jauh di mata, dekat di hati"
    Salam-Regards-Saludos-Gruesse
    Dyah Narang-Huth, http://www.ikat-agentur.com

  10. #10
    Tourist
    Join Date
    Mar 2006
    Location
    Melbourne-Oz
    Posts
    17

    Default RE: Warung “Kucing”: Mari mampir – dijamin lezzzzat

    Hallo Niluh,

    Sekarang dah ganti topik ya, ngomongin soal menu breakfast...

    Kalo suami+aku sukanya yg cepet saji n enak aja 8) misalnya:

    1. toast bread, poached egg, mushroom+spinach ditumis pake butter, minumnya; kalo suami capuchino, kalo aku sih orange juice all the way! :)

    2. croissant dibikin sandwich, isinya: tomat, onion, hot salami, cheese

    3. crumpet (roti bule yg dr bentuk dan rasanya sih kayak apem jawa) beli di bakery, dioles butter+potongan onion+cheese (dipanggang sampe kecoklatan/kejunya melted)

    4. Bikin nasi goreng 'super pedes' utk aku, setengah pedes utk suami

    5. Spring roll+saus kacang+acar timun/wortel/cabe rawit

    Itu aja yg sering kita bikin...

    Soal Hari Kartini, kayaknya dulu para sejarahwan ato pem menetapkan beliau sbg pahlawan krn butuh satu simbol yg bisa jadi contoh semata, soal sejarah (ironisnya) di Indo masih kuat sekali adat legitimasinya, jadi tergantung siapa (rezim) yg berkuasa. He he he...jadi buka rahasia nih, ini kata dosen-2 saya dulu yg sejarahwan itu loh, mrk suka uneg-uneg sama mahasiswanya, perang batin, disuruh nulis tentang ini, tentang itu, tapi menurut versi si pemesan bukan berdasarkan riset yg mrk punya.

    Tanpa bermaksud membela, setidaknya kita diingatkan, ada sosok yg berani membuka suara ttg kaum perempuan yg saat itu masih sgt terpinggirkan (marjinal, meski kesadaran itu baru sebatas wacana yg diinformasikan lewat surat-2 beliau (Habis Gelap Terbitlah Terang).

    Soal tokoh perempuan:

    1. Siti Hawa (gara-2 dia dan Adam kita ada di dunia)
    2. Mother Teresa (hidup utk mrk yg papa)
    3. Cut Nyak Dien (perjuangannya bener-2 Wonder Woman)
    4. Kartini (sumber inspirasi) perempuan bisa juga berjuang dgn cara 'halusnya'
    5. Hillary Clinton (smart, bijak, pantes deh jadi Commander in Chief)
    6. Ibu saya yg telah melahirkan+tempat keluh kesah
    7. Perempuan-2 hebat lainnya yg bertebaran di muka bumi

    Salam week end utk semua
    Meong...meong...meong...

Page 1 of 5 123 ... LastLast

Similar Threads

  1. Great value warung near Ubud
    By ronb in forum Bali Food and Drinks
    Replies: 2
    Last Post: 07-05-2012, 08:56 PM
  2. Wrap for Warung Italia
    By Petenjo in forum Bali Food and Drinks
    Replies: 2
    Last Post: 01-10-2009, 04:50 PM
  3. warung / restaurant Bali
    By Alfred in forum Business in Bali
    Replies: 5
    Last Post: 11-06-2006, 11:42 PM
  4. Warung "Kucing": Mari bicara bahasa Indonesia
    By pooochie in forum Bahasa Indonesia Forum
    Replies: 98
    Last Post: 24-02-2006, 02:43 PM
  5. Dadong's Warung
    By Roy in forum Bali Expat Forum
    Replies: 4
    Last Post: 09-12-2004, 09:05 PM

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •